wisata

Trans Studio Mini Maguwo

6/23/2019 09:21:00 am Mini GK 19 Comments

Seberapa penting sih rutinitas piknik buat kamu?
Jika pertanyaan ini ditujukan ke saya maka dengan cepat saya akan menjawab: PENTING BANGET.

Saya termasuk makhluk penghamba piknik atau liburan atau vakansi atau apalah sebutan lainnya, pokoknya intinya bersenang-senang. Yah, piknik bagi saya adalah satu dari sekian triliun cara untuk membahagiakan diri sendiri. 


Bukankah mencintai dan membahagiakan diri sendiri itu penting sebelum lanjut mencintai dan membahagiakan orang lain?
Balik lagi ke bahasan piknik.
Piknik seperti apa? Piknik ke mana? Piknik bersama siapa?
Ini adalah pertanyaan-pertanyaan selanjutnya yang sering menghujani saya namun sering saya abaikan.

Terus terang meski suka piknik, saya bukan orang yang repot mengkhususkan piknik begini dan begitu, harus bersama ini dan itu.
Lagi-lagi balik ke tujuan awal: piknik adalah untuk bersenang-senang.
Otomatis jika ada yang ngeganjel atau malah bikin senewen gak habis-habis, fix aura dari piknik itu gagal total.

Untuk masalah partner, ya kadang saya orangnya pemilih sih. Sering lebih asyik kalau jalan sendirian. Ramai-ramai asyik juga tapi asalkan orangnya sepemikiran dan visi misi. Enggak atau belum kenal enggak masalah, toh lagi-lagi satu dari sekian juta TUJUAN PIKNIK adalah MENCARI KENALAN BARU.
Masalah akan timbul jika partner piknik kebanyakan gaya dan rese. Udah cerewet mana enggak bisa menghargai waktu (misal datang telat atau sudah sampai lokasi eh dianya mengembuskan napas sambil bilang: yah gini doang tau gitu ke tempat lain saja).

Jadi urusan piknik itu bisa sangat emosional, menurut saya.

Trans Studio Mini

Pada suatu hari:
"Piknik yuk."
"Boleh. Aku juga lagi butuh piknik. Stres berat kerjaan di kantor banyak."
"Pikniknya tipis-tipis aja ya, yang deket dan gak mahal."
"Atur saja."

Pada hari yang disetujui:
"Kok ke sini sih? Piknik ke di mall. Kalau gini mah bukan piknik tapi shoping."
"Emang kamu kira aku ngajak piknik ke mana?"
"Ya ke gunung atau ke pantai. Ke alam bebas gitu. Kalau ke mall mah sama aja. Gak ada bedanya dengan pemandangan di kantor."
"Yakin?"
"Iyalah. Mending aku pulang."

Nah kesel gak tuh kalau macem itu? Emang susah kalau orang beranggapan bahwa piknik itu sama dengan PANTAI atau GUNUNG.
Padahal enggak semua orang suka pantai dan gunung, kan?

Kalau saya sih termasuk orang yang enggak terlalu bingung tentang lokasi piknik. Ke pantai ayo, ke gunung oke, ke pasar asyik, ke mall juga laksanakan.

Apalagi nih kalau ke Transmart dan naik ke lantai tiga, sampailah ke salah satu surganya tempat piknik: trans studio mini.

Trans Studio Mini Maguwo


Jadi gini, sebenarnya postingan kali ini tuh kurang cocok buat kamu yang suka merendahkan piknik ke mall dan lebih menjunjung tinggi kebebasan alam liar. Karena saya bakal cerita-cerita all about Trans Studio Mini yang mana semua juga tahu kalau lokasi tempat piknik atau hiburan ini ada di mall.

Meski saya bilang postingan ini kurang cocok bukan berarti enggak boleh dibaca, masih boleh kok. Ya siapa tahu habis baca cerita yang gak seberapa ini kamu-nya jadi makin terbuka wawasan tentang ke-pik-nik-an, tapi kalau jiwa ragamu tetep menghamba piknik itu sama dengan alam liar, no problem buat gadis seanggun saya.

Okey lanjut, pertama-tama saya akan bahas apa itu Trans Studio Mini dan dimana  lokasinya. Seperti yang udah saya singgung sedikit di atas, Trans Studio Mini ini merupakan salah satu tempat rekreasi/ piknik atau semacam taman hiburan ala-ala yang terletak di dalam mall. Trans studio mini biasanya satu atap dengan Transmart. So, bisa sekalian piknik sambil shopping.

Lokasinya di mana? Di Indonesia sendiri banyak tuh terutama di kota-kota besar pasti sudah ada. Nah kali ini saya lebih spesifik mau cerita tentang Trans Studio Mini Maguwo, because di sinilah kemarin saya mencurahkan semua beban lewat wahana yang bolehlah mengobrak Abrik keberanian saya.

Jadi yang saya datangi adalah Trans Studio Mini Maguwo, alamatnya ada di Jalan Solo KM.8 Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Dari flat over Janti tinggal lurus ke timur (arah bandara). 


Gedungnya besar ada di Utara jalan. Enggak bakal tersesat meski baru pertama ke sini, kalau emang ndilalah tersesat ya udah buka aja gmap dijamin sudah ada titik koordinat lokasi.


Lalu seperti apa wahana yang ditawarkan. Saya jujur cuma nyobain 3 wahana (dan ini alhamdulilah sesuatu sudah membuat saya bahagia). Setidaknya tiga wahana ini berhasil membangkitkan adrenalin dan nyali yang tadinya ngendon serupa bunga es dalam kulkas: udah dingin gak mau berkutik pulak.

Tiga wahana yang saya coba adalah: Paris swing, bumper Car dan crazy taxi coaster.
Apakah ini? Mari kita bahas satu satu.

Paris Swing

Paris Swing itu mengingat saya pada masa kecil. Tentang pasar malam dengan sederet permainannya (yang dulu begitu menggoda namun sekarang terlihat ngeri karena entah bagaimana keamanannya).
Nah Paris Swing ini kalau boleh saya bilang semacam ontang anting. Duduklah dengan nyaman, tinggalkan semua benda, cukup bawa diri dan perasaaan. Rileks dan nikmati ayunan yang semakin lama semakin berputar kencang ditambah dengan sensasi seolah dijatuhkan. Naik ini serasa terbang. Harus wajib teriak mengeluarkan segala emosi.
Saya sih cocok banget naik ini. Yang tadinya ingin masuh atau maki-maki enggak jadi karena udah ketolong dengan teriak-teriak kencang. Enggak perlu takut ditumbuk atau dikata-katain wong semua juga bakalan teriak (entah takut, entah hore atau merapal doa).
Pokoknya 4 menit bersama Paris Swing berhasil membangkitkan semangat saya yang tadinya berantakan. Enggak perlu nyali gede buat naik wahana ini, yang dibutuhkan adalah keinginan dan sedikit keberanian saya
.
Tapi tetep buat yang merasa enggak cocok dengan ketinggian atau enggak suka kaget-kaget, saya sarankan jangan naik. Ya menjaga diri kesehatan diri sendiri itu penting dibanding mencari sensasi.

Bumper Car

Pernah naik atau melihat bom-bom car di tempat hiburan?
Nah, bumper Car ini versi lain dari bom-bom car. Saudara dekatlah mereka berdua ini.
Main tabrak-tabrakan tentu saja menjadi hal wajib dalam permainan mobil-mobilan ini. Enggak seru kalau naik bumper Car cuma muter dilintasan doang. Harus ada tabrakannya.
Mainan ini cocok buat anak-anak mau pun dewasa. Hanya saja saya menyarankan dengan sangat hormat jika Anda usia dewasa dan ingin naik bumper Car alangkah baiknya mengajak anak.
Ya enggak masalah sih kalau mau naik sendirian, tapi kalau saya pribadi agak wagu wagu gimana gitu lihat orang dewasa naik mainan ini sendirian.

Tapi sekali lagi, ya enggak apa apa kalau emang maunya sendiri atau emang enggak punya yang diajak naik, #eh
Wahana ini santai dan saya rasa bisa dinikmati oleh siapa saja bahkan mereka yang alergi kagetan. Enggak ada permainan emosi adrenalin, cuma santai horehore tertawa ngakak saja.
Lagian arenanya menurut saya kurang luas, ya mungkin karena saya biasa melintasi jalan Jogja Wonosari jadinya arena ini hanya yah serupa telapak tangan. Tapi bagi anak-anak mah saya yakin ini area cukup untuk membuat mereka kepayahan memutar setir mobil.

Crazy taxi coaster

Nah ini dia yang sangat saya tunggu-tunggu. Mau apa pun sebutannya, rollercoaster atau crazy taxi coaster atau apalah, pokoknya ini yang paling menantang, paling ngangenin juga paling ngegemesin? Kok bisa gitu.

Saya tuh sempat tutup mata, sempat pula pegangan erat banget saat naik ini. Ya bayangin aja duduk manjah tahu tahu suruh meluncur dari ketinggian dengan kecepatan yang sungguh sangat kilat, bum lagi tiba-tiba ada belokan yang embuh gimana bisa seperti itu pokoknya saya sempat kepikiran gimana ini kalau kebablasan sedetik atau sesanti aja, bablas sudah.

Asli seru banget. Ya udah deh kalian boleh bilang saya norak atau udik gak masalah. Toh emang sensasinya cukup menggelitik buat saya.
Kalau naik ini tuh emang harus teriak-teriak, agak rugi kalau kamu jaim dan membekap mulut. Kalau boleh saya samain sih, wahana ini tuh cukup sebanding dengan atraksi nyebur sungai dari atas tebing. Sensasinya sama. Bikin deg-degan namun nagih buat dicoba lagi.

Jadi kalau saya bilang, misal enggak ada waktu buat ke sungai/pantai yang ada tebingnya, ya udah main aja ke trans studio mini dan cobain crazy taxi coaster beberapa menit. Itu kalau mau merasakan sensasi dan menguji adrenalin. Tapi kalau suasana ya memang beda, mall dan alam liar.

Namun meski begitu, saat naik wahana ini sebenarnya bisa mengintip pemandangan di luar mall juga lho. Asli jika buka mata saat di atas bisa lihat pohon-pohon berjajar rapi dan ada kereta api lewat. Saya bilang ini cukup romantis.
Kalau merem ya wasalam pemandangan itu tadi gak bakal terekam.

Setelah baik wahana ini dua kali mendadak saya jadi gemes dong, secara ya ngerasa kalau sebenarnya kurang panjang dan kurang lama. Ih gini ya kalau orang udah ketagihan. Awalnya aja mohon-mohon agar udahan, giliran udah nyaman ingin lagi lagi dan lebih Lamaan. Serupa orang jatuh cinta oe.

Tukar Hadiah

Di Trans Studio Mini Maguwo ini kita bisa main sampai puas. Bisa kumpulkan tiket yang kita peroleh dari main dengan banyak barang yang display.

Enggak hanya bisa ditukar dengan tempat minum atau boneka ala-ala tapi juga bisa ditukar dengan magic com atau kulkas juga. Pokoknya semua barang yang didisplay disitu bisa jadi hadiah buat usaha keras para pemain.

Ya kalau yang sudah keranji gan main emang enggak bisa lepas sih.
Saya aja yang enggak doyan main begitu sampai sini ingin tuh nyicipin mainan satu-satu, kalau pulang bawa hadiah maka itu sama dengan bahagia dobel.


Kartu Member

Ada yang tanya gimana cara bayar saat naik wahana atau ingin main ini itu.

Jawabannya adalah dengan membuat kartu member yang mana nantinya bisa diisi ulang. Bonusnya, kartu member ini enggak hanya bisa dipakai di trans studio mini maguwo saja tapi juga di semua trans studio yang ada di Indonesia.
Tiket membernya lucu lho, ada gambar dinosaurus. Samaan dengan Dinosaurus yang ada di dalam trans studio.

Setelah saya muter-muter, barulah saya tahu ternyata Dinosaurus ini bukan hanya sekedar Dinosaurus.
Kenapa kartunya gambar Dinosaurus itu karena pihak Trans Studio ingin memperkenalkan binatang langka (bahkan sudah punah) yang enggak ada di Indonesia kepada para hadirin (khususnya anak-anak).

Banyak juga lho promo-promo yang berlaku. Ya kalau saya sih suka banget dikasih diskon, promo dan sebagainya itu.


You Might Also Like

19 comments:

  1. Aku sumpah ketagihannn naik taxy coaster hahahhahahahha sumpahhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaelah pasti elu mewek kan norak norak hore gitu teriak teriak. Gaosah sok sok selfie pas naik tadi coaster, daripada viral nanti

      Delete
  2. Taxy Coaster nya gak sampe kebalik-balik kan..?
    Berarti masih aman.
    Hahaha...

    Bener-bener..
    Kalo kelewat takut, mending merapal doa sambil merem.
    Kalo dipaksain buka mata, nanti puyeng sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hamdalah enggak pakai kebalikbalik tapi ya gimana ya kan jadinya berharap ada Medan buat mbalik juga, kan seru #padahal asli merem. Untung gak mabok mabok,

      Delete
  3. Aku ketagihan kalau naik wahana ekstrim. Pengen lagi dan lagi. Bisa teriak dan jerit-jerit tanpa ada yang ngomelin hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok kita sama ya kak. Cuma aku aslinya takut ketinggian. Merem kalau udah sampai di atas.

      Delete
  4. Trans studio konsepnya hampir sama semua ya disetiap kota yang sudah ada trans studionya.. ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama, kak. Kartu membernya juga bisa dipakai di semua tempat. Asyik aja rasanya

      Delete
  5. trans studio ini memang salah saatu tempat yg asik buat hangout bareng keluarga. tp aku lebih suka belaja daging segarnya di trans mall

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku jarang ke mall. Kalau ke mall ya sekalian semuanya dicoba. biar gak rugi udah jalan jauh

      Delete
  6. Keren-keren pilihan permainannya, bisa-bisa semua dijajal satu persatu.Apalagi kalau bawa keponakan yang masih kecil ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emmm. Anak kecil aku masih galau kalau bawa ke sini. Kalau udah empat tahunan bolehlah. Udah paham mainan macem ini

      Delete
  7. Wah kok sama dengan mbak Sapti?

    Tentang trans studio mini maguwo, cara mudah kalo anak2 pingin main ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Main main saja sepuasnya. Gak harus naik wahana kan ya kan

      Delete
  8. Saya juga penganut piknik itu yang penting happy, ga peduli ke mana asal bahagia.. Hihi. Dan piknik ke trans mini studio ini keren juga, bisa bebas jejeritan tanpa ada yg melarang... Hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting mah uangnya ada. Gak pakai ngutang

      Delete
  9. Wah, semua blogger Jogja kayaknya baru eksodus datang ke Trans Studio Maguwo nih. Hari ini aja saya udah baca tentang theme park indoor ini sampai 5x. Apakah teman-teman ini naik wahana yang sama dalam sekali waktu atau naik wahana secara pisah-pisah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kami piknik bareng kakak. Biar terasa dekat begitu

      Delete
  10. Seru banget nih. Main di sini dua belas jam juga ga akan terasa..

    ReplyDelete