gaya hidup sehat,

Mengenal Covid 19 dan Pencegahannya

3/13/2020 05:42:00 pm Mini GK 19 Comments


Mengenal Covid 19 dan Pencegahannya

Tiket pesawat ke Bali sudah ada di tangan. Terjadwal berangkat awal Maret. Saya akan terbang ke Bali kurang lebih lima hari. Bukan untuk acara piknik tapi semacam tugas negara untuk kemuliaan.

Saya sudah merancang banyak agenda selama di Bali. Ubud, Tanah Lot, Bedugul adalah sekian dari banyak tempat yang harus masuk dalam daftar kunjungan saya kali. Namun tiba-tiba susunan rencana acara saya sedikit berantakan. Pasalnya emak hampir-hampir tidak mengizinkan saya pergi. Ini semua karena berita yang heboh terkait Novel Corona atau dikenal dengan sebutan Covid 19.

Sejujurnya saya juga sempat worry. Virus ini sudah saya dengar kabarnya sejak perjalanan saya sebelumnya ke Madura. Dalam perjalanan itu (Januari) saya bersama kawan dari Hongkong membicarakan virus yang sedang naik daun tersebut. Virus yang lahir dari kota Wuhan yang menggemparkan hampir seluruh dunia.
Saya kehabisan cara untuk memenangkan emak. Maklum emak saya bukan orang kekinian yang akan croscek sesuatu namun lebih memilih untuk langsung menelan segala sesuatu yang disodorkan padanya. Pun termasuk berita tentang corona. Beruntung mamak bukan pengguna WA atau medsos lain jadi kepanikan hanya sebatas dari mendengar kanan kini dan televisi.

Untuk meredam kegelisahan dan ketakukan mamak akan covid 19, maka beberapa hari sebelum berangkat ke Bali  saya menyempatkan diri untuk menghadiri semacam seminar, temu netizen yang diprakarsai oleh Kemenkes RI. Acara ini cukup menarik untuk saya. Di sini saya mencari info sebanyak-banyaknya untuk bekal perjalanan sekaligus memberi ketenangan pada mamak. Saya rela bolos kuliah demi mengikuti sesi semiar yang hampir berjalan selama seharian full. Saya tidak masalah, yang penting ilmu saya terupgrade dan tidak membabi buta atau panik berlebihan dalam menghadapi covid 19.

Corona virus, novel corona, covid 19, apakah ini?
Sebelumnya kita mengenal yang namanya MERS atau istilah medisnya adalah middle east respiratory syndrome. Yaitu merupakan penyakit pernapasan yang penyebab utamanya adalah virus korona jenis baru (novel coronavirus). Penyakit ini sebelumnya ada pertama kali ditemukan di Arab Saudi tahun 2012.
Virus korona sendiri merupakan bagian dari keluarga virus yang bisa menyebabkan penyakit mulai dari penyakit ringan (flu, misalnya) hingga bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah atau serius seperti SARS (severe acute respiratory syndrome).

Yang sedang mewabah saat ini juga adalah masih seputaran virus corona yang awal mulanya terjadi di Wuhan.  Novel corona virus 2019-nCoV masih belum jelas penularannya. Diduga 
selama ini dari hewan ke manusia.

Bagaimana gejala terserang virus corona?
Corona hampir mirip dengan influenza. Gejala umumnya adalah demam lebih dari 80ºC, batuk dan sesak napas. Gejala ini akan semakin berat bagi mereka yang sudah berusia lanjut atau mempunyai riwayat penyakit lainnya. Namun tidak semua yang bercirikan demikian berarti positif terserah virus corona. Harus dicermati dan diperiksa lebih lanjut lagi.

Radang paru dan gejala sakit perut juga sering dialami oleh mereka penderita sakit ini.
Tapi ada juga orang yang terjangkit virus corona namun tidak menunjukkan gejala apa pun. Biasanya mereka akan tidak sengaja terjangkit virus ini karena sebelumnya berinteraksi dengan pasien lain yang positif mengidap virus.

Bagaimana cara penularan virus corona?
Selama ini banyak berita salah yang mengabarkan bahwa virus corona menular melalui handphone atau pakaian. Yang benar adalah virus ini tidak bisa menular melalui benda mati. Namun ia menular lewat perantara cairan tubuh misalnya sperma dan air liur. Maka diwajibkan bagi orang yang sakit untuk menggunakan masker.

Sementara mereka  yang sehat, disarankan untuk tidak perlu menggunakan masker.

Bagaimana cara pencegahan covid 19?
Meski terbilang penyebarannya sangat cepat dan luas, namun virus corona bisa saja dicegah. Beberapa cara pencegahannya adalah dimulai dari diri sendiri dengan membiasakan hidup sehat. Usahakan tubuh untuk selalu dalam kondisi fit/ prima. Terapkan pola makan yang sehat, bergizi dan seimbang. Rajin olahraga fisik dan istirahat cukup. Menghindari begadang dan jika merasa lelah tidak sungkan untuk istirahat. Selalu makan makanan yang dimasak sempurna dan jangan memakan daging dari hewan yang berpotensi menularkaan atau membawa penyakit. Jika muslim selalu ingat untuk makan makanan yang halal. Selalu menjaga kebersihan diri juga lingkungan tempat tinggal. Jika sedang flu/ sakit wajib menggunakan masker dan jika batuk untuk menutupnya dan juga menghindari interaksi dengan orang lain.
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir juga menjadi satu kunci pokok pencegahan penularan virus corona.


Kesiapan Indonesia menghadapi serangan Covid 19
Dari yang saya dengar, pemerintah Indonesia sudah menyiapkan banyak rumah sakit untuk menanggulangi pasien virus corona. Indonesia termasuk negara yang lebih akhir terkena dampak corona namun persiapan terus diberlakukan.
Untuk wilayah Yogyakarta, RSUD dr. Sardjito dan Rumah Sakit Panembahan Senopati Wirosaban adalah dua rumah sakit yang akan menjadi rujukan jika ada pasien yang dirasa terduga terserang virus corona.

Virus ini memang sudah menyebar ke seluruh negara di dunia. Namun bukan berarti kita harus panik. Waspada penting, panik jangan. Selalu update berita terpercaya dan menghindari bepergian jauh rasanya lebih baik. Tidak mengapa sesekali tidak ikut keramaian demi menjaga diri.

Info lebih lanjut mengenai virus corona, pencegahan, sebaran dan himbauan lainnya bisa di cek di akun media sosial kemenkes RI, website sehatnegeriku.kemenkes.go.id  kemenkes.go.id
Jika ada yang mendesak dan butuh pertolongan mengenai virus corona, silakan hubungi kontak berikut:
021 – 5210 411
0812 1212 3119

You Might Also Like

19 comments:

  1. Sampai sekarang masih susah cari hand sanitizer, bahkan empon2 harganya malah mahal. Semoga pendistribusiannya merata dan sehat semuanya

    ReplyDelete
  2. Bentar, itu beneran demam sampai >80'C?
    Kayanya suhu manusia gak nyampe segitu deh.
    Atau typo aja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iyaaaaaa... aku juga terkaget dengan ini, wkwkwkwk

      Delete
    2. Terima kakak sudah dibenarkan. Iya itu typo, yang bener lebih dari 39°C

      Delete
  3. Setahu saya hotline nya udah dipermudah jadi 119 dan 112
    Semoga kita dijauhkan dari musibah ya?

    ReplyDelete
  4. Penting banget sih yaa buat kita paham dan tahu cara pencegahan dan juga tanda2 nya hmmm
    semoga kita semua sehat selalu yaa, amin amin

    ReplyDelete
  5. Jujur ya sempet panik pas denger virus ini udah masuk ke indo. Tapi, pas udah baca2 dan mampir ke blogmu, jadi makin paham kalo panik bukanlah solusi ☺️

    ReplyDelete
  6. Sejak adanya virus ini sempat panik, berusaha jaga diri dan keluarga aja dan rajin cuci tangan. Semoga semua cepat berlalu dan teratasi.

    Btw, itu terkait penjelasan demam, mungkin 38 derajat ya mba? bukan 80

    ReplyDelete
  7. Semoga engkau selalu sehat dan emak engkau tiada panik-panik lagi.

    ReplyDelete
  8. Tetap tenang dan patuhi cara pencegahan mulai dari sendiri ya, benar miss mini. Asupan gizi juga harus diperhatikan

    ReplyDelete
  9. Si kecil Corona ini nggak terlihat tapi bikin heboh seantero dunia..duh, harus jaga kondisi tubuh. Sehat-sehat semua dan jangan panik..

    ReplyDelete
  10. Wiwin | pratiwanggini.net19 March 2020 at 10:53

    Barusan baca bagian ini aku koq kaget ya:
    "Gejala umumnya adalah demam lebih dari 80ºC..".
    Benarkah sampai setinggi itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Typo kakak. Yang benar 38°C
      Terima kasih untuk koreksinya.
      Semoga kita terhindar dari virus ini.

      Delete
  11. Sekarang tuh gegara Korona lagi naik daun, kalau aku batuk tuh jadi was-was banget mbak. Takutnya kena Korona. Apalagi penyebarannya tuh udah ngeri banget gitu. Udah mencapai 20-an yang meninggal. Semoga cepat ditemukan vaksinnya dan orang2 pada sembuh yang terlanjur kena :(

    ReplyDelete
  12. Thanks mbak sharenya ini bermanfaat banget buatku dan buat orang lain disekitar kita

    ReplyDelete
  13. Semogai badai corona yang membuat bad day lekas berlalu ya. Sedih lihat keadaan saat ini.

    ReplyDelete
  14. C9rona dah jadi perbincangan dunia. Haris rajin jaga kesehatan dan kebersihan diri.

    ReplyDelete
  15. pengen cepet udahan coronanya... capek baca berita jelek di mana mana

    ReplyDelete
  16. Aku stres, tiap hari bahas si corona...
    Jadi panik sendiri..
    Smg wabah ini segera berlalu ya

    ReplyDelete