agenda,

Membumikan Al-Quran dari Rumah Syaamil Qur'an

7/07/2018 07:59:00 pm Miss Mini 0 Comments

RUMAH SYAAMIL QUR'AN

Lega itu setelah menemukan kubah masjid setelah sekian kali putar balik sana-sini. Saya harus ucapkan terimakasih untuk masyarakat Pogung yang sudah berbaik hati memberi tahu alamat yang saya tuju.
Ilmu GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) memang paling mujarab untuk menemukan sebuah lokasi.

Jadi ceritanya kemarin lewat Komunitas Blogger Jogja ada undangan untuk hadir di acara Penyerahan Hadiah Juara Umum MTQ Syaamil.

Awal mendengar nama "Syaamil" di undangan membuat saya langsung teringat pada sebuah penerbit dan percetakan yang sudah sangat familiar namun belum pernah saya datangi.
Lantas kata "MTQ" otomatis membuat pikiran ini melayang jauh ke lantunan ayat suci Qur'an nan merdu yang menggema seantero raya.

Maka tidak ada alasan bagi saya untuk menolak undangan menghadiri acara berfaedah ini. Selain 'kulak' cerita maka bertemu dan berkenalan dengan orang baru adalah bonus yang selalu saya rayakan dengan suka cita.

MTQ SYAAMIL

Ternyata MTQ Syaamil di sini adalah acara yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh PT. Sygma Examedia Arkanleema atau biasa dikenal dengan Syaamil Qur'an.
Sesuai dengan dugaan saya hari sebelumnya, tenyata Syaamil di sini adalah Syaamil yang selama ini saya maksud, yaitu percetakan dan penerbitan di daerah Bandung.

Target peserta  MTQ Syaamil ini adalah anak-anak usia produktif atau kata lain mulai tingkat SD sampai dengan SMA. Alhamdulillah peserta yang ikut sesuai bahkan melampaui target yang diinginkan. Sebuah kabar baik tentu saja mengingat anak-anak sekarang 'banyak yang kurang perhatian' dengan acara MTQ.

Itu juga yang menjadi alasan Syaamil Quran menarget usia generasi muda dalam lomba kali ini dengan tujuan agar generasi muda masa kini tumbuh dengan iklim islami dengan jiwa qurani, berprestasi serta semakin mencintai Al Qur'an.

Mekanisme lomba MTQ Syaamil kalo ini dengan cara mengirim lomba video murottal. Dibagi menjadi dua kategori, kategori anak dan remaja.

Tahun ini menjadi tahun pertama lomba MTQ Syaamil. Niat awalnya acara akan diadakan di Bandung dengan mengumpulkan perwakilan peserta dari seluruh Indonesia, namun karena Syaamil Quran sedang dalam tahap renovasi maka digantilah sistemnya dengan 'hanya' mengirim video peserta lomba.

Panitia acara menargetkan lomba MTQ Syaamil berikutnya akan lebih baik dan lebih terstruktur dari lomba yang sekarang.

MTQ Syaamil berlangsung dari tanggal 17 Mei sampai dengan 10 Juni 2018. Dari tahap pengumpulan video sampai penentuan juara. Total peserta mencapai 163 peserta. 134 kategori anak dan 29 remaja.

25 Juni 2018 juara telah diumumkan dengan hasil sebagai berikut:
A. Juara Kategori Anak
     Juara 1 : Dandan Nir Ruasji (Sleman Jogja)
    Juara 2 : Salsabila Tirta Adyani (Sukoharjo)
    Juara 3 : Melkya Khailana Tantri (Sampang)

B. Juara Kategori Remaja
     Juara 1 : M. Aiden Herlambang (Malang)
     Juara 2 : Hajratun Nisa' (Tebing Tinggi)
 Juara 3 : Muhammad Hanif Ibadurrahman (Panghegar)

C. Juara video kreatif
     Diraih oleh Rumah Syaamil Qur'an Sleman

D. Juara umum
    Diraih oleh Rumah Syaamil Qur'an Sleman

Perlu diingat bahwa pendaftaran semua peserta yang mengikuti acara MTQ Syaamil hanya berasal dari Rumah Syaamil Qur'an. Tidak harus anak didik Rumah Syaamil, tapi wajib daftar lewat Rumah Syaamil.

Pertanyaan selanjutnya, apa dan di mana itu Rumah Syaamil Qur'an?

RUMAH SYAAMIL QUR'AN

Rumah Syaamil Quran yang selanjutnya dalam postingan ini akan saya singkat jadi RSQ  adalah mitra dari Syaamil Qur'an, yang tidak hanya berdiri menjadi satu outlet resmi distributor produk Syaamil Qur'an namun juga sebuah 'rumah' yang punya fungsi sebagai tempat belajar (manfaat) bagi masyarakat sekitar.
Sampai postingan ini tayang, saya mendapat bocoran bahwa RSQ ini sudah ada 141 unit tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Dari Aceh sampai dengan Makassar dan NTT. Insyaallah menyusul dalam waktu dekat di Papua (saya berdoa semoga diajak saat launching RSQ di Papua. Aamiin kenceng. Aamiin)

Anda baru paham atau baru dengat tentang RSQ? Sama, saya juga. Alhamdulilah saya juga langsung bisa berkenalan dan sowan ke salah satu RSQ. Sebab acara penyerahan hadiah MTQ Syaamil kemarin kebetulan ada di salah satu RSQ yang ada di Jogja.

Bicara tentang MTQ Syaamil berarti juga membicarakan tentang kiprah Rumah Syaamil Qur'an. Rumah Syaamil Qur'an Sleman adalah yang sudah saya kunjungi.

RUMAH SYAAMIL QUR'AN SLEMAN

Untuk sampai di halaman RSQ Sleman sebenarnya tidak terlalu sulit. Letaknya hanya berada di Utara kompleks Fakultas Teknik UGM atau baratnya Jalan Kaliurang. Tepatnya ada di Pogung Dalangan 27b, Sinduadi, Melati, Sleman. (pas di depan masjid Pogung Raya).

Tapi memang dasarnya saya ini Gadis Anggun rajin tersesat, jadilah saya tersesat ke empat masjid dulu untuk akhirnya bisa leyeh-leyeh berfaedah di dalam RSQ Syaamil.

Di RSQ Syaamil inilah saya bisa ikut acara penyerahan hadiah hasil MTQ Syaamil, bertemu dengan teman-teman dari Sygma Bandung dan tentu saja kenalan dengan Ibu Ully Theristawati yang tak lain dan tak bukan adalah pengampu RSQ Syaamil.

Seperti yang sudah saya sebut di atas bahwa syarat utama berdirinya RSQ adalah tempat tersebut bisa memberi manfaat masyarakat sekitar maka RSQ Sleman ini juga punya kegiatan yang bermanfaat bagi warga.

Menurut cerita Bu Ully, RSQ Sleman ini berdiri sudah sekitar 3 tahun.
Awal berdiri karena Bu Ully punya cita-cita membuat rumah belajar masyarakat. Beliau berharap agar ibu-ibu rumah tangga juga bisa berbisnis di rumah sekaligus bisa langsung memegang (mengawasi) anak.

Sebagai perempuan lajang (yang mendamba jadi ibu kesayangan anak-anak suatu hari kelak) saya merasa telah tepat berkunjung ke RSQ Sleman sebab di sini Ibu Ully mengembangkan banyak kegiatan yang melibatkan ibu dan anak(balita)nya.

RSQ Sleman melaksanakan program kegiatan pembekalan Qur'an. Mulai dari baca, tulis, hafal, tafsir serta kajian Al Qur'an.

Kegiatan di RQS Sleman yang sedang digalakkan sekarang ini adalah TABUBA, TALIA dan TAMIMAH.

TABUBA, TALIA, TAMIMAH? Apa pula ini? Pasti penasaran, kan?

 TABUBA ini singkatan dari Tahfidz ibu dan balita. Jadi kegiatan ini diikuti oleh ibu berserta balitanya (usia 1-5tahun). Biasanya dilaksanakan seminggu 2 kali durasi dua jam mulai pukul 9.00.

Kegiatan ini WAJIB diikuti balita dan ibunya sebab tujuannya adalah mendekatkan ibu dan balita. Berharap ibulah yang akan mengajarkan Qur'an dan kebaikan-kebaikan kepada anaknya.
Tabuba beda dengan PAUD atau tempat penitipan anak. Jadi benar-benar kegiatan ibu dan balitanya.
Biasanya balita akan belajar hafalan mulai juz 30, belajar huruf Hijaiyah, membaca dongeng bersama ibu sampai acara tanya jawab yang menyenangkan.

Jujur saya terharu dengan kegiatan yang mendekatkan ibu dan anak seperti ini.
Ibu Ully juga memberi kelas seputar rumahtangga dan parenting kepada ibu-ibu yang ikut kegiatan ini.
*Duh saya jadi semakin ingin segera menikah (sama siapa?)

TALIA singkatan Tahfidz Belia, yaitu anak-anak usia 6-12 tahun.
Di sini juga seru. Anak-anaknya manis dan lucu (bukan gula-gula ya). Saya gemas ketemu anak-anak ini, jadi ingin bungkus dan bawa pulang.

TAMIMAH singkatan Tahfidz dan tahsin muslimah. Kegiatan ini sangat baru dan belum berjalan dengan sempurna. Semua berharap agar kegiatan ini terus berlanjut mengingat penting dan penuh manfaat.

Saya pribadi bersyukur bisa berkunjung sekaligus mendengarkan banyak cerita dari RSQ dan Syaamil Qur'an. Semakin bahagia pas baliknya dapat "seserahan" musaf keren (yang mungkin kalau harus beli sendiri entah kapan akan membelinya).

Berkali-kali melihat video sang juara membuat saya bergetar betapa anak-anak ini luar biasa, tidak hanya membuat bangga orangtua tapi juga kelak di surga insyaallah akan memberi mahkota cahaya untuk orangtuanya.

Semua (sebagian besar) orangtua pasti berharap anak-anak menjadi penghafal Qur'an. Semoga dengan kegiatan MTQ Syaamil dan juga keberadaan Rumah Syaamil Qur'an semakin mendekatkan kita (saya) pada Qur'an. Salah satu cara membumikan Al-Quran.

You Might Also Like

0 comments: