kuliner,

Batoer Hill Resort Pesona Yang Menaklukan

8/12/2017 02:02:00 pm Miss Mini 9 Comments

poto Ardian @bookpacker

"Komunikasi dan cinta hanya dapat dibagi tatkala seseorang yang bersama Anda, tak peduli siapa pun mereka; adalah orang yang paling penting sedunia bagi Anda, pada saat itu. Mereka merasakannya. Mereka mengetahuinya. Mereka menanggapinya." (dari Cacing dan Kotoran Kesayangannya)

Tak peduli sendiri atau ramai-ramai, piknik bagi saya adalah sebuah kewajiban. Wajib diisi dengan kebahagiaan. Wajib dibagi dengan keindahan. Wajib pula dinikmati dengan keintiman yang paling mendalam.
Seseorang yang mendambakan piknik berarti ia adalah seseorang yang peduli pada kehidupan yang serba penuh warna.

Bagi sebagian orang Yogyakarta selalu identik dengan Keraton, Tugu, Parangtritis, Merapi dan Prambanan/ Borobudur. Salah? Tidak. Tidak ada yang salah untuk semua itu. Mereka benar. Kamu benar. Saya benar. Meski kadang kala saya dan kamu sering mengartikan Yogyakarta sebagai satu kata; kenangan.

Namun alangkah baiknya jika mulai hari ini kita geser sedikit mengenai persepsi kita akan Yogyakarta. Setuju? Ya setuju sajalah daripada postingan kali ini enggak kelar-kelar. Kenapa? Karena saya akan menuliskan hasil jalan-jalan beberapa hari lalu di salah satu daratan Yogyakarta tepatnya di sebuah dataran tinggi penuh kehangatan di Gunungkidul, salah satu daerah di Yogyakarta.

Seperti yang orang ketahui, Gunungkidul adalah salah satu kabupaten di Yogyakarta yang saat ini sedang dalam masa bersolek. Sekian juta manusia setiap tahunnya berusaha mendatanginya untuk sekedar menatap, menyentuh bahkan mengencaninya. Luar biasa pesona Gunungkidul dalam tahun tahun terakhir ini.

Saya beruntung lahir di Gunungkidul. Sudah sangat kenal dengan sifatnya yang kadang memanas bahkan meranggaskan dedaunan atau juga kadang menjelma gigil yang membuat kulit kering. Saya sudah terbiasa dan kamu, saya yakin akan tergoda sebentar lagi ketika saya bercerita tentang Batoer Hill Resort and Resto.

Batoer Hill Resort

 Jika ditanya spot terbaik menikmati sunsite dan bintang malam di Yogyakarta, maka daratan Patuk Gunungkidul adalah salah satu jawabannya. Dan Batoer Hill Resort and Resto adalah salah satu tempat yang wajib masuk dalam list. Kau akan merasakan tidak hanya pesona dan kehindahan alamnya namun lebih dari itu, temukan aura-aura yang tak akan pernah ditemui ditempat lain.

Pesona alam dan hasil kerajinan di Batoer (nama tempat di daerah Patuk) memang sudah tak terbantahkan. Sepanjang jalan saya disuguhi pemandangan yang subhanallah luar biasa hijau dan menenangkan. Jika musim penghujan akan ada air terjun-air terjun di mana-mana. Sejujurnya saya ketakutan harus menaiki jalanan yang hampir-hampir membuat saya gigil karena menanjak cukup mengerikan. Namun mengingat ujung dari tanjakan itu adalah sebuah pesona yang tak bisa ditinggalkaan maka saya pun pasrah dan terus melajukan motor. Luar biasa indah ketika saya akhirnya menemukan gapura pintu masuk Batoer Hill Resort and Resto.
poto by TripAdvisor

"Hai, aku datang," terikan itu terdengar dan membuat kawan-kawan yang hadir langsung menoleh ke saya yang baru selesai menyemprotkan parfum. Yes, meski di gunung sebagai #gadisAnggun maka wajib; wangi, cantik dan hangat.

Batoer Hill Resort and Resto berada Batur, Gunungkidul, Yogyakarta. Jika dari arah Yogyakarta maka lurus saja ke arah Wonosari kota (Jalan Wonosari). Sampai di pempatan Sambi Pitu belok ke kiri ke arah Desa Wisata Bubung, lurus terus jangan belok-belok. Nanti akan ketemu dengan gapura yang di bawahnya ada petunjuk arah ke resort, ikuti saja. Kau tidak akan tersesat. Kenapa? Karena saya yang rajin tersesat ini ajaib ke sana tidak pakai tersesat lagi. Jadi saya sangat yakin jika kau pun tidak akan tersesat.

Sebaiknya datang usai ashar, atau kalau perlu asharan di Batoer Hill Resort saja. Karena kalau udah sampai sini jangan sampai ketinggalan matahari terbenam alias sunsite. Akan sangat rugi jika meninggalkan satu pesona alam tersebut.

Sunsite Penuh Pesona dan Kolam Renang Menggoda

Saya tiba di lokasi sudah menjelang pukul setengah lima. Kawan-kawan dari Yogyakarta sudah lebih dulu hadir dan menikmati kolam renang yang memang dibuat dengan sangat apik di tepian dengan langsung menghadap ke alam. Jika berenang kita seolah-olah sedang berada di tengah laut, minus dengan air asinnya.

Tidak peduli dengan yang lain, saya langsung menenggelamkan diri dalam kolam bersama Renja sebelum nanti mengejar sunsite yang akan tiba sebentar lagi.

Selama saya di kolam renang, bagian atas sedang sibuk menyiapkan kopi teh dan panganan. Panganan yang disajikan begitu khasnya; telo dan pisang goreng. Tuhan, begitu nikmat makanan saya senja itu.

Hampir petang, saya tidak tahu tepat pukul berapa; saya bergabung dengan teman-teman yang menyiapkan kamera demi mengabadikan sunsite yang begitu ranum. Langit yang tadi biru cerah berangsur-angsur berubah bagai pipi seorang gadis yang baru saja bertemu dengan pangeran impiannya; merona kemerahan begitu penuh pesona dan sangat menggairahkan.

Saya seolah-olah tersihir dengan pesona yang ditawarkan senja itu.

Saat itu pula saya langsung mengucap syukur karena sudah meluangkan waktu untuk menikmati keindahan Batoer Hill Resort and Resto.

Kamera saya bekerja dengan baik. Namun mata saya sudah lebih dulu terhipnotis. Saya hanya menjepret beberapa adegan dan selanjutnya diam menikmati alam yang sedang bermimikri, ditemani segelas teh pahit (karena sengaja tidak menambahkan bubuk gula).

Di kanan kiri Batoer Hill Resort and Resto memang alam terbuka. Tempatnya berada di atas. Seolah-olah bukit itu sengaja lahir untuk didirikan Batoer Hill. Saya duduk di bangku yang diletakkan cukup aman di atas ketinggian yang jika orang tidak paham arsitektur maka akan bilang itu dipinggir jurang. Comeon, ini tempat memang mengerikan tapi asyik. 

Kebetulan saya datang saat Batoer Hill Resort and Resto sedang dalam tahap mempercantik diri alias belum selesai pembangunan. Belum selesai saja sudah keren apa lagi nanti jika sudah total rapi. Saya masih punya kesempatan untuk datang ke sana. Setidaknya saya sudah mengantongi dua voucher.

Voucher dan tiket masuk

Kenapa saya bilang voucher dan bukan tiket masuk? Jadi begini; beberapanya saya dapat dari pemilik resort, Batoer Hill tidak menarik tiket masuk untuk wisatawan yang hendak berlibur atau sekedar masuk dan menikmati keindahan di dalamnya, namun di sini mempergunakan sistem voucher. Satu voucher dihargai 25.000. Bisa beli voucher makan atau voucher berenang. 

Lalu dijelaskan pula kenapa milih sistem voucher bukan tiket masuk itu karena demi menjaga kebersihan tempat sekitarnya. Kalau diberlakukan tiket masuk, biasanya pengunjung hanya akan keluar masuk dan merasa hanya singgah saja tanpa ada rasa sayang dan ujungnya datang demi poto-poto dan lain sebagainya yang bisa berujung mengerusak tatanan.

Makanan nDeso yang Ngangenin

Adalah model kembulan, begitu rencana sistem makan yang hendak dikembangkan di resort satu ini. Ada satu menu yang akan digadang akan menjadi andalan yaitu; ingkung.

Hari itu Tuhan sangat baik seperti hari biasanya, saya oleh kebaikan semesta akhirnya bisa mencicipi menu makan malam yang begitu lezat. Ayam kampung suwir dengan nasi gurih lengkap dengan sambal dan lalapan. Nikmat. Penganan berupa telo goreng dan pisang juga begitu menggoda sejak dari aroma hingga rasa dagingnya.

Jika kalian memang seseorang pemburu kuliner yang rajin berburu makanan olahan apa saja, singgahlah barang beberapa jam untuk sekedar menikmati citarasa makanan khas Batoer Hill Resort and Resto. Kalau misal tak ada kawan, hubungi saja saya, dengan senang hati saya temenin sampai puas.

Penginapan Kayu Ala-Ala 

Dibangun dengan kerjasa banyak pihak; Batoer Hill Resort and Resto bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. Kelak ditempat ini akan banyak dijumpai tradisi adat masyarakat sekitar pula hampir semua karyawan yang direkrut adalah pemuda pemudi asli daerah sekitar.  

Sejumlah penginapan dibangun dengan berbagai detail yang unik dan menenangkan. Sesekali izinkan dirimu untuk tinggal di salah satu pondoknya dan menikmati segala suguhan alam yang mungkin sudah jarang kau dengarkan.
poto dari www.kompasiana.com/khun

Ketika malam tiba, buka pondokmu dan lihatlah butiran bintang-bintang seolah digelontorkan sedemikian rupa di langit. Seolah-olah sengaja dilem di sana untuk menemani malammu yang seolah sepi padahal begitu semarak.
Jika pagi menjelang, hiruplah udara yang begitu segar tanpa ada sedikit pun pencemaran. Usir saja pasanganmu yang sedang merokok (hehehehe).
Udara di tempat ini memang begitu bersih dan segar. Berlama-lama di tempat ini memang begitu menyenangkan dan membuat sehat.

Rumah-rumah kayu yang dibentuk begitu cantiknya. Nanti juga akan dibuat rumah-rumah pohon yang juga bisa ditempati untuk bermalam.
Tentang harga, jangan khawatir; untuk satu keluarga cukup mengeluarkan dana sekitar 500-800 ribu sudah lengkap semua peralatan berikut makan.

Saya ada rencana menginap di sini, nanti bareng kamu: kekasih halal.
Kalau tidak berencana menginap, tidak apa-apa masih bisa kok  menikmati keindahan rumah-rumah kayu dan berpoto di sana dengan cara membeli voucher.

poto oleh Khun

Taman Lidah Buaya

Dari sekian luas kawasan Batoer Hill yang saya susuri sore itu, ada satu spot yang menarik perhatian saya namun luput dari perhatian teman-teman yaitu taman lidah buaya. Taman lidah buaya ini di tanam di area bawah. Masih ke bawah lagi dari area kolam renang.

Saya sedikit tahu kegunaan lidah buaya yaitu sebagai bahan makanan/ minuman.
Karena penasaran, maka usai ramah tamah dan makan malam, saya sengaja mendekati pengelola dan bertanya tentang sebab musabab kenapa ada taman lidah buaya di tempat itu.

"Itu lidah buaya, bapak?"
"Iya. Itu lidah buaya sengaja kami tanam karena banyak manfaatnya."
"Oh. Kira-kira dibuat apa, Pak?"
"Sekalin mengedukasi masyarakat. Lidah buaya itu tanaman yang akan selalu panen. Ia tidak perlu dimusnakan atau diganti. Ia akan tetap tumbuh selama hidup dan selalu bisa dipanen tiap bulannya. Kelak akan kami gunakan untuk bahan minuman khas daerah sini."
"Saat ini umur berapa lidah buaya itu, Pak?" karena saya melihat masih kecil-kecil.
"Baru sekitar tiga bulan. Kemungkinan sebulan lagi kami akan panen."

Jadi September nanti bisa jadi akan ditemui minuman lidah buaya. Kau sudah siap datang ke Batoer Hill?

Lampion dan Kemesraan di Batoer Hill

Dari pukul empat sore sampai jelang sembilan malam, saya masih setia di pelataran Batoer Hill. Saya sangat menikmati suasananya yang seolah-olah milik pribadi.
Di gardu pandang, lampu-lampu dinyalakan membuat suasana semakin romantis. Tidak apa datang tidak dengan pasangan yang penting bahagia dengan kehangatan yang ada.
Namun jika datang bersama pasangan, itu jauh lebih menyenangkan.

Saya karena tidak punya pasangan berusaha mengajak teman yang juga tidak punya pasangan untuk bersama-sama menerbangkan lampion.
Ini salah satu impian saya dari sekian banyak impian yaitu menerbangkan lampion di dataran tinggi bersama teman. Menyenangkan sekali karena impian ini dikabulka melalui Batoer Hill. Saya bahagia bisa menerbangkan lampion setelah dua kali gagal karena angin yang bertiup segitu ganas membuat api menyambar kertas lampion.

Nah lampion lampion ini adalah salah satu paket wisata yang juga dikembangkan di Batoer Hill resort and resto.
Sedikit saran jika kamu mau mengadakan pesta pernikahan atau ulangtahun ke sini saja ke Batoer Hill, dijamin menyenangkan dan tak terlupakan.

 Sara untuk kamu yang hendak ke Batoer Hill

Karena saya datang seorang diri dan mengendarai motor sendirian maka ini ada sedikit saran dari saya;
1. Udara di sekitaran Batoer Hill sangat gigil, usahakan bawa jaket tebal kalau datang sore menuju malam.
2. Datanglah dijam usai ashar sampai jelang malam, kau akan temui minimal tiga gambar langit yang beda.
3. Ajak teman agar tidak krik krik kalau mau menerbangkan lampion.
4. Usahakan kendaraan kamu benar-benar prima karena jalanan menanjak (saat datang) dan curam (saat pulang).
5. Jika ingin berenang ada baiknya sore saat matahari masih terlihat agar tidak terlalu kedinginan.
6. Jaga kebersihan dan keamanan.

Jadi sudah siap belum untuk piknik ke Batoer Hill Resort and Resto? Semoga sudah. Dan semoga sayalah teman yang kamu ajak untuk berpiknik ria.

Kontak Batoer Hill Resort and Resto

Website: www.batoerhillresort.com
Telepon: 0812-2544-3716
Email: batoerhillresort@gmail.com
Twitter: @BatoerResort
Fanpage: Batoer Hill Resort and Resto
Instagram: @batoerhillresort
Rate: promo: 500 K
normal: 800K

Kunjungi Batoer Hill Resort and Resto



You Might Also Like

9 comments:

  1. Kak, mau donk foto waktu sunsite nya.. #eh sunset..

    ReplyDelete
  2. ahahaha wishlistku nerbangin lampion juga mewujud di batoer hill, akhirnyaa...

    ReplyDelete
  3. Tumben kok fotomu nggak nampang mbak? Duh mesti ke sini nggak ada asistennya ya? :-D

    ReplyDelete
  4. Taman lidah buayanya bikin unik ya, jadi penasaran ke Batoer Hill.

    ReplyDelete
  5. Mau mengulang lagi kebersamaan di Batoer Hill? :3

    ReplyDelete
  6. kok ga ada fotonya dedek miniiii? ini pasti saking terpukaunya sama view yg kece jd lupa foto2 ;)

    ReplyDelete
  7. Saya akan ke sana suatu hari nanti. Insya Allah.

    ReplyDelete
  8. Kapan balik ke sana lagi neh? kayanya seru kalo ke sana lagi bareng-bareng...

    ReplyDelete