Cantik,

Aneka Perawatan Naavagreen Natural Facial

4/20/2017 04:41:00 pm Miss Mini 4 Comments



Naavagreen Natural Facial

“Minum air putih cukup?”
“Cukup.”
“Asupan sayuran?”
“Lumayan cukup, Dok.”
“Pasti sering tidur malam?”
“Ya begitulah, Dok.” (Dokter kok tahu?)

Dokter kulit yang saya temui di salah satu ruang konsultasi di klinik Naavagreen sedang mencatat hasil penerawangan kesehatan kulit saya. Percakapan ringan itu terus berlanjut hingga beberapa menit kemudian. Dokter yang baik, ramah dan lumayan sering memberi senyum itu lalu kembali berucap, “Kalau penulis mesti begadang sampai malam-malam, ya?”

Dengan malu-malu saya menjawab, “Ya lumayan, Dok. Tapi saya baru-baru ini aja tidur malam. Dulu-dulu sore aja sudah tidur.”

Setelah obrolan bersahabat itu, dokter memberi saya pilihan mau sekedar facial atau perawatan dengan krim Naavagreen atau sekalian dua-duanya. Karena disuruh memilih diantara tiga pilihan, maka dengan berat hati saya memilih facial saja untuk sementara. #halah


Tentang treatment Naavagreen

Kalau dibilang perdana, iya, ini memang kunjungan pertama saya ke Naavagreen. Namun begitu, sejujurnya saya sudah kenal klinik ini jauh sebelum hari ini. Tepatnya karena seorang kakak tamvan ada di klinik ini. ;)

Sabtu kemarin saya berkunjung ke Naavagreen daerah Kota Baru. Saya datang sedikit lebih pagi dibanding pengunjung yang lain. Baru ada beberapa orang yang antri nunggu beli krim. Saya ikut antri nunggu giliran dipanggil. Karena datang lebih awal maka saya tidak perlu antri panjang. Pelayanan yang diberikan cepat dan ramah. Ini yang selalu saya suka.

Enaknya datang lebih awal adalah tidak perlu antri panjang, karena siangan sedikit sudah pasti banyak saingan. Dulu saya hanya melihat parkiran penuh, sekarang saya tahu bahwa di dalam pun tidak kalah sesak. Untuk banyak bangku-bangku empuk yang bisa dipakai senderan. Ada bapak-bapak yang sampai terlelap nunggu istrinya facial.

Sebagian teman saya masih merasa takut untuk melakukan perawatan wajah, entah itu facial atau penggunaan krim. Konon alasan mereka facial bisa menipiskan kulit. Yang ini saya tidak tahu pasti kebenarannya, yang jelas emang sesudah facial biasanya kulit akan terasa lebih tipis, ya itu kan karena efek komedo dan kotoran yang nempel di kulit wajah dicerabut paksa.

Saya tidak pernah keberatan dengan facial. Apalagi facial di Naavagreen. Mbak-mbaknya asyik diajak ngobrol. Bahkan memberi saran agar/ tidak begini begitu.
Intinya saya puas dengan treatment yang Naavagreen berikan.

Saya juga baru tahu jika di Naavagreen itu ada beberapa perawatan facial. Ini baru saya tahu ketika membaca katalog yang tersedia di dekat pendaftaran/ kasir.
Berikut perawatan kulit berupa facial yang bisa diambil di Naavagreen (sebagian saya cuplik dari katalog) :
1.      Naavagreen Natural Skin Facial
2.      Naavagreen Natural Skin Facial for Acne
Ini yang kemarin saya pilih. Facial yang berfungsi mengangkat komedo, jerawat, sel kulit mati dan mengurangi kadar minyak di wajah.
Wajah saya sih enggak berminyak, hanya saja banyak komedo. Jadi ketika ditawarin facial jenis ini ya saya langsung okey.
3.      Naavagreen Natural Skin Facial for Anti Aging
Konon ini fungsinya untuk mengencangkan kulit dan menunda penuaan dini.
4.      Naavagreen Natural Skin Facial for Brightening
Facial yang fungsinya untuk mencerahkan kulit. Tapi ya perlu diingat, enggak sekali facial ujug-ujug kulitnya berkilau bagai mutiara.
5.      Naavagreen Natural Skin Facial for Sensitive Skin
Yang ini untuk menjaga kelembaban kulit dan mengurangi reaksi sensitif.

Besok-besok saya akan coba facial lagi di Naavagreen. Katanya jeda waktu yang bagus untuk facial itu antara dua mingguan. Bolehlah dicoba lagi.

Jam Operasional 

Selain facial wajah juga ada peeling. Hampir sama, namun untuk peeling lebih keperemanjaan kulit. Mengelupas sel kulit mati biar wajah tidak kusam. Untuk peeling sendiri harganya di atas facial. Lebih mahal dan hasilnya juga lebih kelihatan.
Fungsi dari peeling itu sendiri (saya ambil dari brosur dan hasil ngobrol sama pihak Naavagreen, iya gaes, enak lho bisa konsultasi langsung) antara lain:
1.      Mengangkat sel kulit mati. Wajah jadi nggak kusem.
2.      Mengurangi keriput. (Mungkin cocok buat emak saya di rumah)
3.      Membuat tampilan kulit lebih halus
4.      Mengurangi pigmentasi
5.      Merangsang pembentukan collagen (untuk yang ini saya belum tanya lebih lanjut soalnya waktu terbatas. Lain kali deh boleh diagendakan nodong konsultasi lagi)

Tentang Red and Bio Light Therapy

Waktu itu saya datang ke Naavagreen bareng temen-temen. Salah satu temen disarankan untuk ikut terapi laser ini. Saya nggak paham itu semacam gimana, yang pasti dijelaskan bahwa sinar laser ini berfungsi untuk membasmi jerawat dan bakteri penyebab jerawat.
“Baiknya terapi ini dilakukan jarak berapa lama?” penasaran saya bertanya di sesi konsul.
“Kalau untuk laser ini justru boleh disarankan sering-sering. Kalau facial jaraknya mungkin dua minggu kalau sinar laser ini bisa dua hari sekali.”
“Untuk harganya sendiri?”
Uwang, gaes, pertanyaan wajib.
“Jika facial biasa mulai 40 ribu, maka bio light therapy dibandrol mulai 85.”

Sewaktu di ruang facial, saya banyak ngobrol sama Mbak Ica (semoga saya tidak salah sebut nama mbak yang sudah merawat wajah saya), beliau bilang jika di Naavagreen ada juga semacam laser CO2. Itu laser yang digunakan khusus untuk membakar daging kecil yang tumbuh di kulit. Konon yang mau menghilangkan tahi lalat juga bisa menggunakan laser ini.
“Nggak sakit?” Iya saya bertanya dengan rasa nyeri yang sangat.
“Enggak.” Mbaknya ketawa. “Kan daging yang mau dimusnahkan itu daging enggak berguna dan cara memusnahkannya dengan bantuan krim jadi nggak akan kerasa.”
“Ooo...” Asli norak saya keluar.

suasana halaman depan klinik Naavagreen

Facial, aman nggak sih?

Habis facial muka saya merah-merah, wajar sih soalnya pembersihan komedo. Tapi enggak lama kok, besoknya juga sudah balik lagi. Mungkin tergantung kulit juga. Kebetulan kulit wajahku enggak bandel amet.
Hari berikutnya usai facial saya mendatangi nikahan temen. Di sana ketemu temen-temen yang lain. Lalu terjadilah pembahasan mengenai saya yang baru pertama ke Naavagreen. Beberapa temen masih seperti kemarin, bilang kalau enggak mau facial karena takut.
Maka saya jelaskan saya bahwa facial itu hanyalah semacam perawatan wajah. Semacam cuci sekaligus pemijatan di wajah. Menurut saya sendiri facial di Naavagreen cukup aman; selain karena ruangan yang bersih nyaman juga didukung oleh pekerja yang berkompeten dan teliti.
Jika mau ini saya kasih tips sedikit untuk memilih tempat facial:
1.      Pilih tempat yang sudah biasa ramai pengunjung/ kondang, naavagreen contohnya. Hal ini sebagai indikator bahwa banyak pengunjung berarti terpercaya.
2.      Tidak perlu tergiur diskonan atau harga sangat miring. Naavagreen pernah ada harga yang sangat miring, tentu dengan syarat dan hari tertentu, misal pas pembukaan cabang baru.
3.      Konsultasi dulu ke pihak ahli dalam hal ini tentu saja dokter kulit. Mintalah rekomendasi perawatan apa yang cocok.
4.      Jika masih kurang yakin, bertanyalah pada kawan yang sudah pengalaman facial.
5.      Jika saat treatment mengalami kesakitan, jangan segan untuk minta berhenti.
6.      Tujuan facial adalah untuk membuat wajah nyaman bukan sebaliknya.

Kapan kapan saya terusin lagi, ini sudah malam, pesan Pak dokter nggak boleh tidur larut agar kulit tetap segar sehat. Oh iya, nanti saya juga akan menulis pengalaman menggunakan CC cream produk Naavagreen. Tungguin ya.

naavagreen Kota Baru

  

You Might Also Like

4 comments:

  1. manaaa kok gak ada kakak mini ngeksis

    ReplyDelete
  2. Hmm, naavagreen ya? Jadi tertarik pengen coba perawatan di sana setelah baca pengalaman dari Kak Mini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Kak,
      Boleh dicoba kak, konsultasi dokter free lho

      Delete
  3. Hallo Kak Aqied, iya ini gak sempet poto wajah sendiri. Sebenarnya ada sih after before tapi sengaja gak dipublis, demi menambah penasaran pemirsa.

    ReplyDelete