agenda,

Sekolah Tumbuh Sekolah Bagi Semua Kalangan

2/20/2017 06:17:00 pm Miss Mini 0 Comments



Sebuah pembatas buku dengan gambaran tangan penuh warna, mobil dari bekas botol minum dan miniatur bendera dari kertas warna menjadi hal menarik untuk saya dekati.
Serumpun bibit tanaman tertiup angin, hai, ini hijau bagus sekali.

“Ini dari kawan-kawan kami di Australia,” kata seorang kakak yang merupakan guru di SD 3.
“Ini balasan dari yang kami kirim juga. Jadi kami semacam sahabat pena. Kami saling bertukar karya.”


Saya selalu bahagia setiap bertemu dengan anak-anak kreatif dan pandai bicara (maksudnya bicara sopan).
Bahagia ketika kemarin teman dari Tirana Art Management mengabari bahwa akan ada pameran dari Sekolah Tumbuh. Bayanganku Sekolah Tumbuh itu semakin sekolah alam yang membebaskan anak-anaknya untuk eksplor alam. Saya sudah lama denger tentang Sekolah Tumbuh, namun belum pernah bersinggungan dengan mereka.

Hans On, Mind On, Heart On Jogja Educational Spirit, begitu kiranya tema yang diangkat dalam pameran Sekolah Tumbuh kali ini. Ini merupakan pameran 11 tahun Sekolah Tumbuh. Acaranya mulai dari tanggal 14-19 Februari 2017 di Jogja National Museum (JNM). Menarik.
Semakin menarik acara ini dibuka oleh GKR Hemas dan dihadiri pula KPH Wironegoro.
Masuk gratisss.

Saya datang agak sorean, di pintu masuk disambut dengan taman hidroponik yang merupakan kerajinan murid Sekolah Tumbuh. Habis ngisi buku tamu saya langsung masuk. Taraaa, sebuah tenda kemah warna kuning menyapa dengan mencolok. Ada kayu kayu semacam untuk api unggu. Di atasnya ada tulisan ‘pojok baca’, ih keren banget.

Acaranya banyak banget. Ada fashion show, pelayanan pojok konseling, pentas teatrikal, pemutaran film, pentas teatrikal puisi, workshop jumpuitan, workshop BTYL (Bio technology for young leatners): bookmart art from flower pygment, sewing workshop dan lain lain.
Di kanan kiri saya ada tulisan mengenai pernyataan KPH Wironegoro tentang sejarah Sekolah Tumbuh.

Ini sedikit cuplikan tulisan yang terpampang di depan:
....Kami menyimpulkan model pendidikan ‘bergaya’ Jogja yang memfasilitasi keberagaman kebutuhan anak yang unik, active learning, resource based, berbasis multikultur dan memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus di dalamnya yang disebut sebagai konsep inklusi.
Dilandasi ‘trust’ dan percaya bahwa Jogja dan Indonesia yang beragam, membutuhkan model pendidikan seperti ini. Kemudian kamu memutuskan, mari kita membuat Sekolah dasar. Intinya kami ‘nekat’ dan sudah bulat tekadnya untuk mendirikan sebuah Sekolah dasar yang akhirnya bernama Tumbuh. Tumbuh (yang bermakna kami ingin selalu tumbuh) di bawah naungan Yayasan Edukasi Anak Nusantara (YEAN) sebagai legalitias payung hukumnya.
......


Sekolah Tumbuh
Sekolah Tumbuh merupakan sekolah inklusi dan multikultural. Semua orang bisa sekolah tidak pandang bulu. Bahkan anak berkebutuhan khusus juga diterima.
Saya sempat bertemu juga dengan anak-anak keren ini di ruang potografi.

Sebagai sekolah inklusi dan multikultural sekolah ini hanya menampung 22 murid setiap kelas. Gurunya 2 dan ada 1 guru bayangan. Sekolah Tumbuh sudah punya banyak kampus.

SD Tumbuh 1
Jl. Am Sangaji No.48 Yogyakarta
Tlp/ fax; (0274) 557970

SD Tumbuh 2
Jl. Amri Yahya No.1 Gampingan Wirobrajan
Tlp (0274) 589680

SD Tumbuh 3
nDalem Mangkubumen KT III/264 Yogyakarta
tlp/ fax (0274) 384246

SD Tumbuh 4
Jl. KH. Ali Maksum Panggungharjo Sewon Bantul
Tlp. 082222206895

Tumbuh High Scholl
(SMP Nasional dan Internasional) (SMA Nasional)
Jl. KH. Ali Maksum Panggungharjo Sewon Bantul
Tlp. 085100390162



 INFORMASI
Sekolah Tumbuh 0822-2220-6895
Tirana Art Management 081-827-7073



You Might Also Like

0 comments: