Pengundian Voucher Umroh Innside Hotel

Voucher Umroh

Ramadhan emang udah berlalu dengan manis. Tapi bukan berarti berkahnya hilang.

Waktu Ramadhan kemarin Gadis Anggun main dong ke Innside Yogyakarta buat buka bersama dong. Kebetulan di Innside ada acara Bukber Dahsyat yang berhadiah voucher umroh.

Nah bulan ini ada acara pengundian voucher umroh tersebut. Alhamdulillah telah terpilih sang beruntung.
Selain ada voucher umroh juga ada pembagian voucher menginap.

Voucher umroh ini kerjasama antara Innside Yogyakarta dengan Rezeki Tour and Travel.

Deg-degan juga waktu pengundian, antara berharap dan sangat berharap.
Akhirnya voucher umroh itu jatuh ke seorang mas-mas dari Bantul bernama Firman Setyo Nugroho.


Dhasi Renk

Dj yang akan menemani makan siang

Selain datang untuk melihat pengundian voucher umroh, kemarin Gadis Anggun datang ke Syndeo Cafe untuk menikmati menu makan siang.
Pilihan minuman

Innside mulai tanggal 16 Juli punya menu baru untuk makan siang dengan tema Dhasi Renk (Dhahar Siang Barenk).

Yaitu semacam menu ala prasmanan yang bisa dinikmati setiap Senin sampai Jumat. Menunya macam-macam dan all you can eat only 78k net.

Sebagai Gadis Anggun senang banget ketemu menu yang enak-enak. Paling juara ya penyetan. Sotonya juga sangat enak banget. Ada soto Betawi, soto Kudus, rawon, aneka pasta dan seafood.
Chef Nur

Sea food
Kerang
Add caption

Membumikan Al-Quran dari Rumah Syaamil Qur'an

RUMAH SYAAMIL QUR'AN

Lega itu setelah menemukan kubah masjid setelah sekian kali putar balik sana-sini. Saya harus ucapkan terimakasih untuk masyarakat Pogung yang sudah berbaik hati memberi tahu alamat yang saya tuju.
Ilmu GPS (Gunakan Penduduk Sekitar) memang paling mujarab untuk menemukan sebuah lokasi.

Jadi ceritanya kemarin lewat Komunitas Blogger Jogja ada undangan untuk hadir di acara Penyerahan Hadiah Juara Umum MTQ Syaamil.

Awal mendengar nama "Syaamil" di undangan membuat saya langsung teringat pada sebuah penerbit dan percetakan yang sudah sangat familiar namun belum pernah saya datangi.
Lantas kata "MTQ" otomatis membuat pikiran ini melayang jauh ke lantunan ayat suci Qur'an nan merdu yang menggema seantero raya.

Maka tidak ada alasan bagi saya untuk menolak undangan menghadiri acara berfaedah ini. Selain 'kulak' cerita maka bertemu dan berkenalan dengan orang baru adalah bonus yang selalu saya rayakan dengan suka cita.

MTQ SYAAMIL

Ternyata MTQ Syaamil di sini adalah acara yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh PT. Sygma Examedia Arkanleema atau biasa dikenal dengan Syaamil Qur'an.
Sesuai dengan dugaan saya hari sebelumnya, tenyata Syaamil di sini adalah Syaamil yang selama ini saya maksud, yaitu percetakan dan penerbitan di daerah Bandung.

Target peserta  MTQ Syaamil ini adalah anak-anak usia produktif atau kata lain mulai tingkat SD sampai dengan SMA. Alhamdulillah peserta yang ikut sesuai bahkan melampaui target yang diinginkan. Sebuah kabar baik tentu saja mengingat anak-anak sekarang 'banyak yang kurang perhatian' dengan acara MTQ.

Itu juga yang menjadi alasan Syaamil Quran menarget usia generasi muda dalam lomba kali ini dengan tujuan agar generasi muda masa kini tumbuh dengan iklim islami dengan jiwa qurani, berprestasi serta semakin mencintai Al Qur'an.

Mekanisme lomba MTQ Syaamil kalo ini dengan cara mengirim lomba video murottal. Dibagi menjadi dua kategori, kategori anak dan remaja.

Tahun ini menjadi tahun pertama lomba MTQ Syaamil. Niat awalnya acara akan diadakan di Bandung dengan mengumpulkan perwakilan peserta dari seluruh Indonesia, namun karena Syaamil Quran sedang dalam tahap renovasi maka digantilah sistemnya dengan 'hanya' mengirim video peserta lomba.

Panitia acara menargetkan lomba MTQ Syaamil berikutnya akan lebih baik dan lebih terstruktur dari lomba yang sekarang.

MTQ Syaamil berlangsung dari tanggal 17 Mei sampai dengan 10 Juni 2018. Dari tahap pengumpulan video sampai penentuan juara. Total peserta mencapai 163 peserta. 134 kategori anak dan 29 remaja.

25 Juni 2018 juara telah diumumkan dengan hasil sebagai berikut:
A. Juara Kategori Anak
     Juara 1 : Dandan Nir Ruasji (Sleman Jogja)
    Juara 2 : Salsabila Tirta Adyani (Sukoharjo)
    Juara 3 : Melkya Khailana Tantri (Sampang)

B. Juara Kategori Remaja
     Juara 1 : M. Aiden Herlambang (Malang)
     Juara 2 : Hajratun Nisa' (Tebing Tinggi)
 Juara 3 : Muhammad Hanif Ibadurrahman (Panghegar)

C. Juara video kreatif
     Diraih oleh Rumah Syaamil Qur'an Sleman

D. Juara umum
    Diraih oleh Rumah Syaamil Qur'an Sleman

Perlu diingat bahwa pendaftaran semua peserta yang mengikuti acara MTQ Syaamil hanya berasal dari Rumah Syaamil Qur'an. Tidak harus anak didik Rumah Syaamil, tapi wajib daftar lewat Rumah Syaamil.

Pertanyaan selanjutnya, apa dan di mana itu Rumah Syaamil Qur'an?

RUMAH SYAAMIL QUR'AN

Rumah Syaamil Quran yang selanjutnya dalam postingan ini akan saya singkat jadi RSQ  adalah mitra dari Syaamil Qur'an, yang tidak hanya berdiri menjadi satu outlet resmi distributor produk Syaamil Qur'an namun juga sebuah 'rumah' yang punya fungsi sebagai tempat belajar (manfaat) bagi masyarakat sekitar.
Sampai postingan ini tayang, saya mendapat bocoran bahwa RSQ ini sudah ada 141 unit tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Dari Aceh sampai dengan Makassar dan NTT. Insyaallah menyusul dalam waktu dekat di Papua (saya berdoa semoga diajak saat launching RSQ di Papua. Aamiin kenceng. Aamiin)

Anda baru paham atau baru dengat tentang RSQ? Sama, saya juga. Alhamdulilah saya juga langsung bisa berkenalan dan sowan ke salah satu RSQ. Sebab acara penyerahan hadiah MTQ Syaamil kemarin kebetulan ada di salah satu RSQ yang ada di Jogja.

Bicara tentang MTQ Syaamil berarti juga membicarakan tentang kiprah Rumah Syaamil Qur'an. Rumah Syaamil Qur'an Sleman adalah yang sudah saya kunjungi.

RUMAH SYAAMIL QUR'AN SLEMAN

Untuk sampai di halaman RSQ Sleman sebenarnya tidak terlalu sulit. Letaknya hanya berada di Utara kompleks Fakultas Teknik UGM atau baratnya Jalan Kaliurang. Tepatnya ada di Pogung Dalangan 27b, Sinduadi, Melati, Sleman. (pas di depan masjid Pogung Raya).

Tapi memang dasarnya saya ini Gadis Anggun rajin tersesat, jadilah saya tersesat ke empat masjid dulu untuk akhirnya bisa leyeh-leyeh berfaedah di dalam RSQ Syaamil.

Di RSQ Syaamil inilah saya bisa ikut acara penyerahan hadiah hasil MTQ Syaamil, bertemu dengan teman-teman dari Sygma Bandung dan tentu saja kenalan dengan Ibu Ully Theristawati yang tak lain dan tak bukan adalah pengampu RSQ Syaamil.

Seperti yang sudah saya sebut di atas bahwa syarat utama berdirinya RSQ adalah tempat tersebut bisa memberi manfaat masyarakat sekitar maka RSQ Sleman ini juga punya kegiatan yang bermanfaat bagi warga.

Menurut cerita Bu Ully, RSQ Sleman ini berdiri sudah sekitar 3 tahun.
Awal berdiri karena Bu Ully punya cita-cita membuat rumah belajar masyarakat. Beliau berharap agar ibu-ibu rumah tangga juga bisa berbisnis di rumah sekaligus bisa langsung memegang (mengawasi) anak.

Sebagai perempuan lajang (yang mendamba jadi ibu kesayangan anak-anak suatu hari kelak) saya merasa telah tepat berkunjung ke RSQ Sleman sebab di sini Ibu Ully mengembangkan banyak kegiatan yang melibatkan ibu dan anak(balita)nya.

RSQ Sleman melaksanakan program kegiatan pembekalan Qur'an. Mulai dari baca, tulis, hafal, tafsir serta kajian Al Qur'an.

Kegiatan di RQS Sleman yang sedang digalakkan sekarang ini adalah TABUBA, TALIA dan TAMIMAH.

TABUBA, TALIA, TAMIMAH? Apa pula ini? Pasti penasaran, kan?

 TABUBA ini singkatan dari Tahfidz ibu dan balita. Jadi kegiatan ini diikuti oleh ibu berserta balitanya (usia 1-5tahun). Biasanya dilaksanakan seminggu 2 kali durasi dua jam mulai pukul 9.00.

Kegiatan ini WAJIB diikuti balita dan ibunya sebab tujuannya adalah mendekatkan ibu dan balita. Berharap ibulah yang akan mengajarkan Qur'an dan kebaikan-kebaikan kepada anaknya.
Tabuba beda dengan PAUD atau tempat penitipan anak. Jadi benar-benar kegiatan ibu dan balitanya.
Biasanya balita akan belajar hafalan mulai juz 30, belajar huruf Hijaiyah, membaca dongeng bersama ibu sampai acara tanya jawab yang menyenangkan.

Jujur saya terharu dengan kegiatan yang mendekatkan ibu dan anak seperti ini.
Ibu Ully juga memberi kelas seputar rumahtangga dan parenting kepada ibu-ibu yang ikut kegiatan ini.
*Duh saya jadi semakin ingin segera menikah (sama siapa?)

TALIA singkatan Tahfidz Belia, yaitu anak-anak usia 6-12 tahun.
Di sini juga seru. Anak-anaknya manis dan lucu (bukan gula-gula ya). Saya gemas ketemu anak-anak ini, jadi ingin bungkus dan bawa pulang.

TAMIMAH singkatan Tahfidz dan tahsin muslimah. Kegiatan ini sangat baru dan belum berjalan dengan sempurna. Semua berharap agar kegiatan ini terus berlanjut mengingat penting dan penuh manfaat.

Saya pribadi bersyukur bisa berkunjung sekaligus mendengarkan banyak cerita dari RSQ dan Syaamil Qur'an. Semakin bahagia pas baliknya dapat "seserahan" musaf keren (yang mungkin kalau harus beli sendiri entah kapan akan membelinya).

Berkali-kali melihat video sang juara membuat saya bergetar betapa anak-anak ini luar biasa, tidak hanya membuat bangga orangtua tapi juga kelak di surga insyaallah akan memberi mahkota cahaya untuk orangtuanya.

Semua (sebagian besar) orangtua pasti berharap anak-anak menjadi penghafal Qur'an. Semoga dengan kegiatan MTQ Syaamil dan juga keberadaan Rumah Syaamil Qur'an semakin mendekatkan kita (saya) pada Qur'an. Salah satu cara membumikan Al-Quran.

Mezzanine Jogja Resto Nuansa Alam


Mezzanine Resto

Sejak Februari 2018 nama Mezzanine selalu melekat dalam ingatan. Awalnya saya enggak paham tempat nongkrong nuansa rumah kaca ini, secara ya lokasinya agak lumayan (jauh) dari gua pertapaan saya. Tapi jangan sebut saya #GadisAnggun sang penakluk kalau enggak bisa nemuin tempat keren macam ini.

Terhitung sejak Februari sampai postingan ini rilis, saya sudah beberapa kali datang ke Mezzanine. Ngapain cobak? Nongkrong bervaedah yang pasti. Asyik.

Secara sekilas, Mezzanine ini emang keren dan fotoable banget. Itu secara sekilas, begitu saya datangi beberapa kali emang tempat ini enggak hanya keren tapi juga menerbitkan rindu (bonus kasih sayang). Kalau bukan karena tempat ini asyik, mana mungkin Gadis Anggun mau rela jalan jauh sampai Palagan.

Selain sudah datang dan merasakan langsung seperti apa kerennya suasana Mezzanine pula masakannya, saya juga enggak sengaja menemukan artikel tentang Mezzanine dalam sebuah majalah anak muda. Sejak itu saya selalu merekomendasikan tempat ini sebagai tempat pertemuan.

Mezzanine ini bukan hanya tempat  nongkrong tapi juga arena berburu kuliner yang wajib dikunjungi oleh anak muda penggila nuansa kekinian.
menu yang membuatmu kekinian
Mezzanine baru launching November 2017 dengan mengusung konsep eatery and coffe. Cocok buat yang mau dinner berduaan atau acara rapat besar, rapat pernikahan kita misalnya. Bahkan juga bisa disewa buat weeding.
Nongkrong keren sama temen teman 

Menu-menu di Mezzanine sangat beragam. Menu ragam Asian antara lain Nasi Goreng Buntut, Udang Bakar Pedas Manis, Beef Tenderloin Sarat, Sop Iga Kacang Merah. Selain itu juga ada menu Gelato dengan macam varian rasa.
Mojito
Blueberry smoothies
Ice latte
Caramel latte




MORE INFO
MEZZANINE JOGJA
Jalan Palagan Tentara Pelajar KM. 8 Ngaglik Sleman

Reservasi dan info : 087 824 063 145

Instagram : mezzanine.jogja

Bakpia Wong Pusat Oleh-oleh Jogja

Piknik dan Buah Tangan

Kamu sebel gak sih kalau pas lagi piknik terus ada yang komentar "idih piknik terus, jangan lupa oleh-oleh buat gue ya"?

Pasti sebel banget deh. Lebih-lebih kalau orang yang komentar gitu tuh orang yang sama sekali enggak pernah kasih oleh-oleh juga saat ia pergi. Lagi dia bilang gitu tanpa sepeserpun kasih kita ongkos, ya minimal bayarin tiket pesawat atau apalah gitu.

Kan nyesek banget, udah gak bayarin, gak pernah kasih oleh-oleh balik eh tiba-tiba aja nongol saat kita mau piknik. Ingin rasanya membenamkan kepala dalam lautan bakpia.

Gadis Anggun pernah tuh bahkan sering. Ujungnya kalau dikomentari "emang elu kasih uang saku" justru jadi perang dingin. Dikiranya sombong padahal emang iya. 
Lha habis ya orang yang suka "minta-minta" gitu emang sesekali (kalau perlu sering) harus diskak biar ngerti apa artinya sebuah piknik dan buah tangan.
Favorit Bakpia Wong Kacang Ijo

Piknik di Jogja

Buat kamu yang kebetulan lagi berencana ke Jogja, selain ngelist tempat wisata dan hotel apakah kalian juga ngelist tempat pusat oleh-oleh? Jika iya, berarti kamu sudah selangkah lebih maju dibanding yang belum.

Kenapa, karena dengan ngelist tempat pusat oleh-oleh berarti kamu sudah ngerti di mana saja titik-titik koordinat tempat jualan oleh-oleh tersebut jadi enggak bakal kena tipu calo atau apalah tukang maksa-maksa buat nganter gitu.

Lagi, kamu juga sudah ngerti banyak varian apa aja yang dijual di toko oleh-oleh yang sudah kamu list. Sebab tidak semua jualan di toko oleh-oleh itu sama meski satu kota. 

Kalau sudah punya list tempat oleh-oleh kan jadi enak mau bandingin satu dengan yang lain enggak ribet. Pula bisa Googling duluan kira-kira mana yang okey cocok dan mana yang kiranya enggak.

Kalau kamu kebetulan mau ke Jogja alangkah baiknya kamu masukan Bakpia Wong ke dalam list pusat oleh-oleh yang bakal kamu kunjungi. 
Add caption

Bakpia Wong Jogja

Bakpia Wong terletak di kota, enggak jauh dari tugu Pal Putih. Sepuluh menitan dari Malioboro. Tepatnya ada di Jalan HOS Cokroaminoto no 149
Peta Bakpia Wong | foto by BaimWongJogja

Sekilas tempat ini boleh dibilang cakep bener. Serupa swalayan gitu. Bangunannya kokoh dengan dominasi kaca di sana sini. Tempat parkirnya luas, cocok buat yang sedang piknik dalam rombongan besar.

Ada foodcourt dan musola bersih. Nyaman untuk istirahat bagi mereka yang lelah.

Banyak spot-spot instagramable yang Jogja banget. Saran sih lebih baik foto-foto dulu sebelum belanja.
Foto by BaimWongJogja
Bakpia Wong? Kok mirip Baim Wong. Yup, emang owner-nya adalah si aktor sinetron itu. Kalau sudah ke sini kamu juga bakal lihat miniatur tiruan Baim Wong menyapamu di depan pintu.

Judulnya aja "Bakpia Wong" berarti yang dijual bakpia dong? Iya emang yang dijual di sini bakpia dan aneka oleh-oleh lainnya. Alias tidak hanya bakpia. Bahkan ada juga Batik Wong.

Kenapa harus Bakpia Wong?

Berikut ini Gadis Anggun buat daftar alasan kenapa kamu harus mampir berburu oleh-oleh di Bakpia Wong Jogja. Daftar ini bisa berubah sewaktu-waktu. 

1. Lokasinya enggak jauh dari Malioboro atau stasiun.
2. Bisa order by Gojek.
3. Tempatnya luas dan instagramable.
4. Ada mushola dan toilet yang luas dan bersih.
5. Parkiran yang luas membuat nyaman bawa kendaraan.
6. Jam operasional mulai pukul 09.00 - 21.00 WIB membuat tidak khawatir.
7. Foodcourt dan tempat tunggu yang enak dan adem.
8. Pelayanan ramah.
9. Macam-macam jenis oleh-oleh yang dijual membuat pembeli bisa eksplor dan pilih-pilih.
10. Bakpia Wong yang lembut dan enak banget bisa tahan sampai seminggu. Yakin bakpia di sini enak banget. Aneka macam rasa; coklat, keju, kacang ijo, kumbu hitam. Juaranya kacang ijo.
11. Saat datang sore ke malam akan ada foodtruck yang menjual aneka makanan
12. Banyak produk UMKM yang ikut dijual.

Tentu  saja daftar ini berdasarkan perasaan Gadis Anggun yang sudah pernah berkunjung. Pengalaman selama di sana. Mungkin lain orang lain pula pengalamannya. Jadi buat kamu yang enggak percaya mending buktikan sendiri, lantas buat kamu yang udah membuktikannya yuk tulis juga pengalamannya macam Gadis Anggun.

Luv,
Gadis Anggun perempuan teman perjalanan buku dan kamu 👠

Horaios Hotel Suguhkan Masakan Nusantara Sepanjang Ramadhan


Ramadan Horaios

Mencari tempat nongkrong yang adem sekaligus  menanti buka puasa itu bukan perkara sulit bagi seorang Gadis Anggun jika sedang sendirian. Gadis Anggun bukan tipe pemilih yang njelimet. Suka-suka yang penting enggak pakai ribet dan mahal.

Masalahnya akan jadi beda jika pilihan tempat nongkrong itu harus mewakili permintaan dari sekian manusia. Segambreng manusia berencana buka bersama dan mereka bingung menentukan tempat yang asyik, enak dan yang pasti enggak mahal.
Masakan Nusantara Menu andalan Buka Puasa

Untungnya beberapa hari lalu Gadis Anggun bersama segambreng teman Blogger Jogja bisa satu tekad untuk buka bersama di Horaios hotel Malioboro. Ternyata memilih Horaios sebagai titik kumpul adalah sebuah pilihan tepat.
Serabi kuahnya juara


Horaios Hotel Malioboro

Ada yang bingung atau asing dengan nama hotel satu ini?
Sama, sejujurnya Gadis Anggun juga masih asing dan bahkan agak sedikit 'kesandung' saat mengucapkannya. Sebuah nama dan tempat yang benar-benar asing namun tidak sedikit pun keraguan untuk mengenalnya.

Tapi bagi sebagian orang yang sudah sering 'piknik' atau sering seliweran di sekitar jalan Mangkubumi dan Gowongan Kidul pasti tahu hotel yang dimaksud.
Dulu hotel ini dikenal dengan nama @HOM hotel. Letaknya persisi di sebelah barat Horison hotel Malioboro. Baru-baru ini saja namanya berganti dari @HOM ke HORAIOS.

Dan penjelasan tentang nama ini mari kita tinggalkan sejenak karena bukan itu yang ingin Gadis Anggun ceritakan.

Sebuah aquarium raksasa dibentuk bagai tembok kaca menjadi pemandangan pertama saat kaki ini menginjak lobby Horaios.
Mas-mas dan Mbak-mbak pegawai hotel memberi salam dengan menyatukan kedua tangan di depan dagu, Gadis Anggun membalas dengan senyum dan anggukan.

Butuh waktu sekian detik hingga ia sadar telah berada di tempat yang tepat. Beberapa teman yang sudah janjian sejak beberapa waktu sebelumnya sudah berkumpul dan sedang asyik berfoto-foto.
Si Gadis Anggun menyapa satu persatu sebelum akhirnya ikut bergabung menjadi fotografer dadakan di depan aneka makanan yang dijajarkan.

All you can eat only 57k

Menu Nusantara ala Horaios Hotel

Ada waktu sekitar dua jam sebelum bedug buka puasa datang. Untuk menghabiskan waktu Gadis Anggun dan Blogger Jogja melakukan sesi foto makanan sekaligus ramah tamah dengan pihak hotel (bonus kru kitchen yang dalam hal ini diwakili oleh chef Ari).

Dari acara ramah tamah ini, Gadis Anggun memahami satu hal bahwa Horaios adalah sebuah hotel yang mengusung konsep Nusantara. Berbeda dengan hotel kebanyakan, makanan yang disajikan untuk buka puasa di sini adalah makanan berat dengan nuansa Nusantara dari pulau-pulau besar di Indonesia.
Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Keempat menu itu bisa setiap hari di jumpai selama bulan Ramadan. Semua bisa dinimkati dengan harga cukup terjangkau.  Rp 57.000 all you dan eat.

Bertemu Kiranti di Yoga Festival 2018


Yoga Festival 2018

Hai, Gadis Anggun datang lagi, biar kamunya enggak terlalu menumpuk rindu 😘

Sebenarnya ini Gadis Anggun lagi agak-agak lowbet, kalau diibaratkan ponsel maka sudah setrip merah (bukan positif woe).
Bukan mau bilang sok sibuk, tapi emang awal bulan sampai hari ini banyak acara di luar yang mengharuskan PP Jogja Wonosari. Pergi pagi pulang malem, sudah macem pengukur jalan.
Blogger Jogja Bertemu Kiranti
Tapi tenang, postingan kali ini bukan mau ngomel-ngomel (Gadis Anggun pantang ngomel, julit sering), bukan pula mau curhat tapi mau sedikit (lagi lagi sedikit) membagi cerita tentang acara Yoga Festival 2018 yang berlangsung hari Sabtu kemarin (12/5) di Lapangan Brahmana Prambanan.
Yoga Komunitas

Asli ini baru pertama kalinya Gadis Anggun join ke acara Yoga yang melibatkan ratusan orang dari banyak sudut. Karena ternyata peserta yoga enggak hanya dari warga Yogyakarta sekitar tapi juga luar kota.

Gadis Anggun agak norak saat tahu banyak mas-mas yang membopong  matras dan mengikuti seluruh rangkaian acara yoga. Agaknya mas-mas itu satu komunitas gitu, secara tampak akrab dengan kaos seragam.
Saya jadi ingat  #priaberkacamata yang juga  instruktur Yoga, tinggal di Jakarta. Pria ini sering komentari Gadis Anggun yang punya gaya gak sehat.
Yoga Air, gerakan Yoga di atas air
Melihat area yoga ini menerbitkan niatan untuk hidup lebih sehat lagi dan lagi.

Perempuan, Menstruasi dan Yoga

Sudah banyak peserta yang hadir dan menggelar matras ketika Gadis Anggun tiba di lokasi. Meriah dan menghadirkan keinginan untuk ikut gabung juga. Masalahnya Gadis Anggun belum punya basic yoga sama sekali.

Gadis Anggun seneng banget bisa melihat komunitas-komunitas Yoga  berkumpul di pelataran Prambanan. Beberapa dari mereka melakukan demo yoga di panggung. Salah satunya Omah Yoga Kusuma.
Omah Yoga Kusuma
Yoga meliputi olah raga, olah napas dan olah jiwa. Yoga bisa membuat tubuh lebih rileks sehingga bisa menghilangkan rasa lelah.

Kepikiran katanya Yoga merupakan salah satu gerakan yang pas banget buat perempuan yang sedang datang bulan. Dari sebuah artikel disebutkan bahwa yoga dapat membuat pikiran dan tubuh lebih rileks juga bisa membantu meredakan nyeri saat Menstruasi.
Perfome Omah Yoga Kusuma
Beberapa gerakan sederhana berikut dapat membantu otot perut lebih rileks dan jauh dari nyeri kram saat menstruasi:
1. Child Pose
    Gerakan cukup berlutut dan cium lutut sambil meluruskan kedua tangan ke depan lalu atur napas dengan tenang dan kemasukan pinggul dan pinggang.

2. Knees-to-chest pose
    Gerakan ini cukup terlentang lalu peluk lutut tepat di depan dada. Atur napas selama beberapa detik untuk melancarkan sirkulasi darah di sekitar perut dan punggung bagian bawah.

3. Spine Twist
    Cukup berbaring terlentang lalu posisikan kaki kiri di atas kaki kanan dan wajah menghadap ke kanan.

4. Forward fold
     Berdiri tegak lalu perlahan-lahan raih ujung jari kaki dengan tangan, seperti gerakan mencium lutut dalam posisi berdiri.

5. Cat/ cow pose
     Pose ini hampir mirip pose kucing/ sapi. Bedanya untuk cat pose, punggung dibuat melengkung lebih tinggi seperti kucing yang sedang marah sambil menghembuskan napas. Pose cow, punggung direndahkan lalu tarik napas yang dalam. Gerakan ini baik untuk meredakan nyeri haid dan meregangkan otot perut.

6. Corpse pose
     Tidur terlentang dan pejamkan mata. Atur Napa dan buat pikiran setenang mungkin.
Gerakan Yoga Saat Menstruasi

Kiranti di Yoga Festival

Dari obrolan di panggung, Yoga Ferstival 2018 ini sudah dilakukan di tiga kota. Yogyakarta sebagai kota terakhir dan paling meriah setelah sebelumnya diadakan di Bandung dan Banjarmasin.
Acara ini merupakan acara tahunan dan kali ini Kiranti kembali menjadi salah satu sponsor acara.

Melalui acara Yoga Festival, Kiranti ingin mengajak khususnya para perempuan untuk lebih aktif dan bisa kontrol mood (melawan rasa lelah) saat datang bulan.
Bertemu Kiranti
Setiap perempuan subur biasanya rutin menstruasi, saat keadaan ini datang biasanya rasa lelah dan malas (kadang juga emosian) hingga membuat aktivitas harian terganggu. 
Gadis Anggun pun mengalami hal ini. Biasanya pas datang bulan, bawaannya pingin tiduran aja atau mandi sering sering. Tidak jarang juga mengalami nyeri di beberapa titik. Kalau temen Gadis Anggun biasanya di perut, kalau Gadis Anggun sendiri lebih nyeri ke dengkul.

Konon dengan Yoga dan konsumsi Kiranti adalah kombinasi pas untuk perempuan yang lagi datang bulan.
Acara Minum Kiranti Bareng
Gadis Anggun juga baru tahu kalau Kiranti ternyata enggak hanya diminum pas datang bulan saja melainkan masa sebelum, selama dan sesudah kedatangan bulan.
Cowok pun boleh minum Kiranti. Sebab pada dasarnya Kiranti itu jamu.

Sampai hari ini Kiranti tersedia dalam 3 varian yaitu, Kiranti Sehat Datang Bulan Original dan Kiranti Sehat Datang Bulan Plus Juice serta Kiranti Pegal Linu.
3 varian Kiranti
Pak Harianus Zebua selaku Head of corporate and Marketing Communicator OT Kiranti menjelaskan bahwa Kiranti ini produk jamu yang telah mendapatkan sertifikat CPOTB (cara pembuatan obat tradisional yang baik dan benar) dan Obat Herbal Terstandar (OHT).

Itu artinya Kiranti telah melalui uji pra klinis dan bahan baku serta proses produksinya yang distandarisasi dan terbukti higienis. Bukti bahwa Kiranti adalah pilihan yang sehat dan aman untuk mengurangi masalah datang bulan.

Kiranti itu aman dan halal.
Ngobrol bareng pihak Kiranti